dampak global warming

sdsd.jpgMungkin masih banyak orang yang tidak sadar dengan dampak atas bahayanya pemanasan global atau global warming. Saat ini masih banyak orang yang dengan sesuka hati menggunakan AC, pemanas ruangan, berlebihan dalam menggunakan air, kemana-mana naik mobil pribadi dan lain sebagainya. Sementara kebiasaan-kebiasan tersebut sadar atau tidak, sebenarnya dapat memicu semakin meningkatnya pamanasan global. Indonesia, negara yang kita tempati ini merupakan kontributor/penyumbang terbanyak urutan nomer tiga dalam hal meningkatnya pemanasan global.

Menurut situs http://www.wwf.or.id. Suhu permukaan bumi akan naik karena peningkatan emisi karbon dioksida serta gas-gas lain yang dikenal sebagai gas rumah kaca yang menyelimuti Bumi dan memerangkap panas. Gas rumah kaca adalah gas-gas di atmosfer yang memiliki fungsi seperti panel-panel kaca di rumah kaca yang bertugas menangkap energi panas matahari agar tidak dilepas seluruhnya ke atmosfer kembali.

Sementara para ahli mengatakan, Bumi sudah kehilangan kemampuan untuk ”mendinginkan” dirinya sendiri. Gas yang diproduksi oleh mobil dan industri, serta makin langkanya hutan sebagai penyerap karbon, membuat panas terperangkap. Ini seperti terjebaknya panas di dalam mobil yang kacanya tertutup rapat.

Berikut beberapa fakta yang dapat kita jadikan bahan renungan seputar bahaya dari dampak Global Warming.

  1. 100 juta warga di pesisir Asia permukimannya akan tergenang , dan 4.000 dari sekitar 17.500 pulau di Indonesia akan tenggelam.

  2. Air tidak akan cukup untuk umat manusia 25 tahun lagi.

  3. Es abadi (permafrost) di kutup akan meleleh sepenuhnya 40 tahun lagi. Permukaan air akan naik hingga 64 meter jika suatu lapisan es di bumi mencair.

  4. Tahun 2050, 130 juta penduduk di dunia terancam kelaparan, terutama di Asia dan Afrika.

  5. Tahun 2080 lebih dari 100 juta orang terancam bencana banjir tiap tahun, dan 30% garis pantai di dunia akan lenyap.

  6. Tahun 2090 akan ada air bah raksasa di Amerika Utara, dan ini bisa berulang 3-4 tahun sekali.

  7. 100 tahun mendatang 80% spesies tanaman dan hewan di dunia akan terancam punah. (Sumber: Kompas, 27 April 2007)

Lalu kalau begitu fakta yang terjadi, apa yang dapat kita lakukan untuk paling tidak dapat meminimalisir dampak dari Global Warming tersebut.

  1. Gunakan mobil hemat bensin. Perbaiki (tune-up) sistem knalpot pembakaran mobil agar tidak timbul gas rumah kaca, seperti karbon monoksida (CO). Naiklah kendaraan umum, atau gunakan sepeda, atau kalau perlu jalan kaki saja.

  2. Menulislah kepada pejabat pemerintah untuk mengadakan pembatasan penggunaan bahan bakar yang sesuai dengan tempat tinggal atau daerahmu. Dukung juga program uji emisi.

  3. Dukunglah, dan mungkin gunakan atau kembangkan pengembangan teknologi penghasil energi dengan energi ramah lingkungan seperti tenaga surya, tenaga angin, tenaga panas bumi, biogas, jarak dan lain sebagainya.

  4. Kurangi pemakaian AC, pemanas ruangan dan penggunaan air secara berlebihan.

  5. Tanamlah pohon dan lindungilah hutan. Memanam satu pohon di halaman depan rumah, selain berguna untuk peneduh juga dapat memberikan kontribusi untuk mengurani emisi.

  6. Dukung dan kalau bisa ikut serta dalam program daur ulang kertas, plastik dan logam. Mendaur ulang tumpukan koran yang tingginya 1,2 meter menjadi kertas daur ulang sudah dapat menyelamatkan satu pohon besar. Selain itu bila perlu beli dan gunakan produk-produk daur ulang.

  7. Kurangi pemakaian tisu dan kertas. Disiplinlah memilah sampah organik dan non-organik pada tong sampah rumah atau umum.

  8. Ikut serta dalam kampanye mengantisipasi pemanasan global. Menulislah dalam forum atau media tentang dampak, ancaman dan bagaimana cara mengatasinya.

  9. Boikot kendaraan yang mengeluarkan emisi gas buang berlebihan. (Sumber: Kompas, 27 April 2007)

Mengingat betapa bahayanya dampak yang dapat di akibatkan oleh pemanasan global tersebut. Maka kita sebagai generasi muda, generasi penerus bangsa, tidak ada kata lain mulai saat ini kita harus mulai merubah kebiasaan-kebiasaan yang dapat mengakibatkan meningkatnya pemanasan global tersebut. Karena tentunya kita semua (generasi muda) tidak ingin saat kita umur 40-50 tahun, penyakit seperti kanker kulit, penuaan dini, kehilangan tempat (wilayah) dan melarat bakal jadi temen dekat kita.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s